Aplikasi Statistika

Aplikasi Statistika

dalam Penelitian Pendidikan

(Dr. Zeni Haryanto)

Sifat Ujian : ”Take Home”

Sudiono

NIM: 0805136144

dalam Bentuk Hard Copy (Hasil Print) dan Soft Copy (“File word, excel atau spss” boleh CD Kolektif)

  1. Jelaskan pengertian dan jenis-jenis statistika yang Anda ketahui!

Statistika

Penyelesaian

w Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, menata, menyajikan, menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi informasi untuk membantu penariakan kesimpulan yang tepat sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang tepat.

Statistik adalah kumpulan data, bilangan maupun non bilangan, yang disusun dalam table dan atau diagram yang melukiskan suatu persoalan.

Jenis-jenis statistika :

1) Statistika Deskriptif

· Penyajian data

· Ukuran Pemusatan

· Ukuran Penyebaran

· Angka Indeks

· Deret berkala dan peramalan

2) Statistika Induktif

· Probalitas dan teori keputusan

· Metode sampling

· Teori pendugaan

· Pengujian Hipotesa

· Regresi dan korelasi

· Statistika nonparametik

  1. Sebuah penelitian berjudul ”Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kota Samarinda Tahun 2008”. Apa yang dapat Anda deskripsikan dari Judul di atas berkaitan dengan :

a. Jenis-jenis variabelnya

b. Jenis-jenis data dari tiap variabelnya.

c. Populasi dan sampelnya yang mungkin.

d. Hipotesis yang mungkin

e. Teknik statistika yang akan digunakan.

Penyelesaian

a. Jenis-jenis variabelnya

Identifikasi variabel dari judul tersebut adalah :

Variabel bebas (independent variabel), yaitu :

X1 : Motivasi

X2 : Disiplin Kerja

Variabel terikat (dependent variabel)

Y : Kinerja Pegawai

b. Jenis-jenis data dari tiap variabelnya.

Untuk Variabel X dan Y merupakan data kualitatif yang dikuantitatifkan dengan menggunakan angket atau kuesioner sesuai dengan aspek yang hendak diteliti. Pada setiap angket terdapat pernyatakaan yang mengacu pada variabel yang telah dibreakdown menjadi indikator-indikator yang bersesuaian dan diberikan skala likert. Dan seterusnya data kuantitatif yang dihasilkan dari sebuat survay kepada responden yang telah ditentukan dengan teknik tertentu, akan diperoleh data (tabulasi) untuk pengujian hipotesis lebih lanjut.

c. Populasi dan sampelnya yang mungkin.

Populasi yang diambil adalah seluruh pegawai dilingkungan kantor Dinas Pendidikan Kota Samarinda Tahun 2008

Sampel yang diperlukan di ambil secara proporsional ditiap bagian. Jika jumlah pegawai di seluruh kantor dinas pendidikan mencapai angka 100 orang lebih maka diperlukan jumlah sampel secara acak sebanyak 30-40% (Sutrisno Hadi, 1998), semakin banyak jumlah sampel maka data yang diperoleh semakin representatif.

d. Hipotesis yang mungkin

Hipotesis yang dapat dikemukan adalah :

1. Tidak ada hubungan antara motivasi dengan kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Samarinda tahun 2008

2. Tidak ada hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Samarinda tahun 2008

3. Tidak ada hubungan antara motivasi dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Samarinda tahun 2008

e. Teknik statistika yang akan digunakan.

Teknik statistika yang digunakan adalah Korelasi, yaitu :

1. Teknik korelasi partial untuk menentukan koefisien korelasi (r) pada hpotesis 1 dan 2

2. Teknik korelasi multiple untuk menentukan koefisien korelasi (r) pada hipotesis 3

Urutan langkah perhitungan data adalah sebagai berikut :

1. Rekapitulasi data sesuai variabel X1, X2 dan Y

2. Peritungan nilai rx1y, rx2y dan rx12y

3. Rumus yang digunakan adalah :

dimana : r = koefisien korelasi

X = pencapaian nilai variabel x

Y = pencapaian nilai variabel y

4. Membandingkan nilai rhitung dengan r tabel pada taraf kepercayaan 5% dan 1%

5. Menentukan siginifikansi (taraf nyata) nilai r hitung tersebut

  1. Jelaskan langkah pengembangan instrumen sampai instrumen tersebut dapat disebut sebuah instrumen yang baik. Berikan contohnya.

Penyelesaian :

Urutan angkah dalam penyusunan instrumen penelitian adalah sebagai berikut :

    1. Penentuan jenis penelitian, apakah kuantitif atau kualitatif.
    2. Penentuan jumlah dan macam variabel yang akan diteliti.
    3. Dari masing-masing variabel selanjutnya ditentukan aspek-aspek yang memungkinkan sesuai dengan variebel tesebut.
    4. Setiap aspek selanjutnya dibreakdown menjadi indikator-indikator yang mengacu pada aspek.
    5. Dari indikator diterjemahkan menjadi pernyataan-pernyataan yang merupakan item kuesioner.
    6. Kuesioner tersebut selanjutnya dilakukan kalibrasi (uji instrumen), dengan menentukan :

· Validitas : ketepatan item pernyataan kuesioner mengukur indikator yang akan diteliti. Dilakukan dengan teknik statistik koefisien korelasi.

· Reliabilitas : ketetapan / keajegan item pernyataan kuesioner mengukur indikator yang akan diteliti. Dilakukan dengan teknik statistik Alpha Conbrach (koefisien alpha).

    1. Dari hasil perhitungan validitas dan reliabilitas, selanjutnya ditentukan soal-soal / item kuesioner mana yang bisa/ tidak bisa dipakai dalam penelitian sesungguhnya.
    2. Pelaksanaan penelitian dengan pendistribusian kuesioner kepada responden.
    3. Tabulasi data dari kuesioner.
    4. Perhitungan statistik untuk pengujian hipotesis
    5. Penentuan kesimpulan.

Secara ringkas dapat dilihat pada diagram berikut :

Perumusan Masalah

Variabel Penelitian

Finalisasi Instrumen

Kalibrasi :

Validitas

Reliabilitas

Penyusunan Instrumen

Indikator Variabel

Aspek

Variabel

Pelaksanaan Penelitian

  1. Seorang peneliti mendapatkan data tentang umur, jenis kelamin, jenjang pendidikan dan frekuensi kehadiran dalam sebulan seperti di bawah ini. Lakukanlah beberapa pengujian statistika yang mungkin dapat membantu si peneliti dalam menarik kesimpulan berkaitan dengan data-data tersebut.

R

Umur

Jenis Kelamin

Pendidikan

Presensi

1

27

L

1

22

2

32

L

3

20

3

34

L

1

21

4

45

P

2

23

5

48

P

1

24

6

25

P

1

20

7

34

L

3

21

8

36

P

2

18

9

26

L

1

15

10

30

P

3

22

11

40

L

3

22

12

42

P

2

10

13

46

L

2

24

14

50

P

2

22

15

33

L

2

12

16

32

L

2

23

17

34

P

2

24

18

45

L

3

20

19

48

P

3

20

20

25

P

3

18

21

34

P

2

15

22

36

P

1

15

23

48

P

3

16

24

25

L

1

16

25

34

L

2

14

26

36

L

3

15

27

26

P

3

24

28

30

L

2

18

29

40

P

3

23

30

42

L

2

16

Ket. R = Nomor Responden, U = Umur, JK = Jenis Kelamin (L=Laki-laki; P=Perempuan), JP = Jenjang Pendidikan ( 1= SMP; 2=SMA, 3=Sarjana) Ke = Kehadiran dalam 1 bulan.

Penyelesaian

Beberapa pegujian statistika yang mungkin dapat dilakukan, adalah :

1. Penentuan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan menentukan besarnya koefisien korelasi parsial ”rxy”, sebagaimana tampak pada tabel berikut :

Variabel

Umur

(X1)

Jenis Kelamin

(X2)

Pendidikan

(X3)

Presensi

(X4)

Variabel

Umur

( X1)

rx1x2

0.1183ns

rx1x3

0.2195 ns

rx1x4

0.1281 ns

Jenis Kelamin (X2)

rx2x3

0.0117 ns

rx2x4

0.1840 ns

Pendidikan

(X3)

rx3x4

0.1316 ns

Presensi

(X4)

Catatan :

o Pada setiap sel menunjukkan 3 simbol, yaitu : simbol koefisien korelasi, besarnya koefisien korelasi antar variabel dan signifikansi nilai ”r” setelah dikonsultasikan dengan tabel ”r”, pada (db 20, 005;001)

o Perhitungan koefisien korelasi menggunakan rumus manual pada exel2003 dengan fungsi =@correl(array1,array2), dimasing-masing sel tabel diatas.

o Kesimpulan-kesimpulan partial yang dapat direkomendasikan adalah :

1. Hubungan (r) antara umur dan Jenis kelamin tidak signifikan

2. Hubungan (r) antara umur dan Pendidian tidak signifikan

3. Hubungan (r) antara umur dan Kehadiran (presensi) tidak signifikan

4. Hubungan (r) antara Jenis Kelamin dan Pendidikan tidak signifikan

5. Hubungan (r) antara Jenis Kelamin dan Kehadiran (presensi) tidak signifikan

2. Penentuan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan menentukan besarnya koefisien korelasi Mutiple ”rx1x2y”, sebagaimana tampak pada bagan berikut :

Umur

( X1)

Tingkat Pendidikan

( X3)

Jenis Kelamin

( X2)

rx123y

Presensi

(Y)

  1. Rancanglah sebuah penelitian di tempat kerja Anda, dengan minimal dua buah variabel bebas dan satu variabel terikat. Buat data fiktif dari variabel-variabel tersebut dengan minimal 20 responden. Lakukan pengujian statistika sesuai dengan judul yang Anda buat sebagai pola keterkaitan antar variabel tersebut.

Penyelesaian

Perumusan Masalah

Apakah ada hubungan antara tingkat penghasilan(X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) di SD Nasional KPS Balikpapan

Hipotesis

· Hipotesis nol (Ho)

Tidak ada hubungan antara tingkat penghasilan(X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) di SD Nasional KPS Balikpapan

· Hipotesis alternatif (Ha)

Ada hubungan antara tingkat penghasilan(X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) di SD Nasional KPS Balikpapan

Tabel Hipotetik Hasil Penelitian Hubungan Antara Tingkat Penghasilan(X1) Dan Fasilitas Kerja (X2) Terhadap Kinerja Pegawai (Y) Di SD Nasional KPS Balikpapan

No. Urut

Nama Pegawai

Tingkat Penghasilan

X1

Fasilitas Kerja

X2

Kinerja Pegawai

Y

1

AHADDIANSYAH, S.Pd.

4.300.000

21

32

2

ALIYUDIN, S.Ag.

2.800.000

23

31

3

ARIE RAHMA INDRIYANI, S.Pd.

3.900.000

23

43

4

DJUMIATI

3.900.000

21

43

5

DWI RAHARJO

3.900.000

16

35

6

EDDY ASTANTO

3.600.000

13

43

7

ENDANG ZARKASIH, Drs.

4.400.000

14

45

8

FERA SETYAWAN, S.Pd.

3.900.000

12

42

9

HALIMAH HAK, S.Ag.

3.700.000

13

48

10

HERU TRI IRIANTO

3.700.000

12

43

11

HESTY FITRIANY, S.Pd.

3.200.000

15

32

12

HIRONIMUS TUMUJU

2.700.000

12

37

13

KUKUN NURDIANSYAH

4.400.000

13

43

14

MARCELINA SM.Th.

3.900.000

14

43

15

MARNO

6.200.000

16

47

16

MOCHTAR ANSHARY, S.Ag.

2.570.000

12

32

17

MOH. TOHA, S.Pd.

4.477.000

9

35

18

MUHAMMAD ADIB, S.Pd.I

4.284.000

14

38

19

MURTININGSIH

6.353.000

12

38

20

NENNY S.Pd. M.Kom.

5.909.000

13

32

Pengolahan Data

Untuk pengolahan data digunakan rumus koefisien korelasi dengan urutan sebagai berikut :

1. Penentuan koefisien korelasi ry1 (partial)

2. Penentuan koefisien korelasi ry2 (partial)

3. Penentuan koefisien korelasi r12 (partial)

4. Penentuan koefisien korelasi ry12 (multiple)

Rumus yang digunakan untuk urutan no. 1-3 adalah :.. Arikunto, 1998

Sedangkan untuk urutan no. 4 menggunaan rumus : ……. Nurgiantoro,2004

Perhitungan koefisien korelasi yang dilakukan dengan menggunakan exel2003 dengan rumus manual =@correl(array1, array2) dan diperoleh hasil sebagai berikut :

Tingkat Penghasilan

X1

Fasilitas Kerja

X2

Kinerja Pegawai

Y

Tingkat Penghasilan X1

0,803412

r12

0,741024

ry1

Fasilitas Kerja

X2_

0,949569

ry2

Kinerja Pegawai

(Y)

Perhitungan nilai ry12 adalah sebagai berikut :

Uji Hopesis

Dari hasil akhir perhitungan nilai koefisien korelasi diperoleh tabel sebagai berikut :

No

Koef. Korel antara

Nilai r

Keterangan

1

r12

0,803412

Sangat Tinggi

2

ry1

0,741024

Tinggi

3

ry2

0,949569

Sangat Tinggi

4

ry-12

0,47035

Cukup

Dengan demikian hipotesis yang dikemukan bahwa

· Hipotesis nol (Ho)…………………….. ditolak

Tidak ada hubungan antara tingkat penghasilan(X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) di SD Nasional KPS Balikpapan

· Hipotesis alternatif (Ha)……………….. diterima

Ada hubungan antara tingkat penghasilan(X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) di SD Nasional KPS Balikpapan

Kesimpulan

Bahwa terdapat pengaruh yang cukup erat antara penghasilan dan fasilitas secara bersama-sama terhadap kinerja guru dan pegawai di SD Nasional KPS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: